Mutiara Nisa Rozdianda

Wedding Preparation

on September 18, 2013

Hah? Kenapa tiba – tiba wedding preparation??? Heheheh

Yaps, I’m married😀, dan saya akan mencoba sedikit pengalaman saya mulai dari pre wedding sampe after wedding yak..

OK. Pre Wedding, mulaiii…

Singkat cerita setelah saya “ditembung” ( kira – kira istilah Jawa untuk proses kedatangan calon mempelai pria bersama orang tuanya ke calon mempelai wanita yang bertujuan menanyakan kesediaan calon tersebut dipinang :D). kamipun segera menentukan tanggal pernikahan. Rencananya sih yang sederhana tapi dapet mommentnya.

Ada dua problem yang lumayan bikin belibet, yang pertama adalah kami berdua sama – sama berada di perantauan jadi jauh dari lokasi pernikahan nantinya. Yang kedua, lebih belibet bin ribet lagi karena Mas saya adalah Mas –Mas militer yang kalo mau nikah prosesnya agak panjang. Hehehe, jadilah pengurusan surat – surat saja sekitar tiga bulan baru kelar. Tepat 2 minggu sebelum acara pernikahan. Wkwkwkkwkwk

By the way, agar lebih rapi daripada kami persiapan nikahnya, saya coba berbagi beberpa hal yang dilakukan untuk mempersiapkan pernikahan yang bisa tercapai dengan kerjasama yang baikbaik antara keluarga maupun kedua calon mempelai. Yak, saya ulangi dan garis bawahi, kedua calon mempelai! an budgetnya. Tapi, excelpun juga bisa sih, untuk mempermudah.

1. Tentukan tanggal

Penentuan tanggal menikah macam – macam caranya, ada yang bilang menurut kalender Jawa, dsb. Tapi karena keluarga saya –yangmeskipunjawa- percaya semua hari itu baik jadi mereka memberi kewenangan hampir sepenuhnya kepada kami berdua untuk menentukan. Dan metode kami berdua adalah,, taraaaa tanggal kejepit. Yak, hehehhe, simple, kira – kira tanggal mana yang bisa ada long week end ataupun kejepit biar nanti teman – teman yang di rantau bisa pulkam dan datang ke nikahan😀. kalo tanggal sudah agreed, langsung deh Bapak bisa ngurus ke KUA, kami ngurus ke kantor Mas saya.

2. Tentukan konsep

Setelah menentukan tanggal, tentukan konsep yang akan digunakan. Pas itu sih konsepnya gak muluk – muluk, Tempat Reuni. Hehehe. Sebenarnya saya lebih suka acara yang sederhana dengan orang – orang yang kami kenal jadi bisa bernostalgia sekaligus.

3. Alokasi budget

Udah nentuin konsepnya? Sekarang alokasikan budget sesuai dengan kebutuhan antara lain Kebutuhan Pengantin(Make Up,baju dkk), Cincin nikah, Kebutuhan Keluarga (Seragam dkk), Transportasi Pulang Pergi buat ngurus ini itu, apalagi untuk para rantauers seperti kami, catering, dekorasi, dokumentasi, administrasi menikah, acara, bucket pengantin, meja kursi, gedung dll

4. Tentukan undangan

Untuk membuat undangan. Lihat budget dulu yak,,mau ngundang berapa orang. Heheheh. Ketika misalnya sudah ketemu target ngundang itu 400 undangan misalnya. Dibagi jatahnya nih, terserah perbandingannya berapa. Kalo kemarin sih 2:3, Saya sama Mas 2, Bapak Ibu 3. Udah termasuk tamu besan dan keluarga.

5. Seleksi Vendor

Sambil mengurus surat ini itu kita bisa nyambi nyari plus seleksi vendor untuk Menyempurnakan pernikahan. Dan, seleksi vendor ini kayak nyari jodohlah pokoknya😀. kebetulan kami ngurus semua sendiri, nggak pakai WO. Selain gak ada juga di “Kota” kelahiran saya, pengen do it ourself juga agar menambah kedekatan, hasyaaahhh,,heheheh

Begitulah permulaan awal wedding preparationnya. Untuk vendor – vendor rekomendasinya, di next post yahhhh😀.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: