Mutiara Nisa Rozdianda

Gili Nanggu #1

on November 4, 2014

Selasa 1 Oktober 2013.

ayam taliwangSetelah 3 hari 2 malam kami habiskan waktu di Gili Trawangan, rencananya kami mau ke the right place for honeymoon nih, Gili Nanggu. Kami bertolak dari Pelabuhan Bangsal ke Lembar lewat jalur darat, naik Cidomo dari Bangsal ke Pangkalan Taksi, terus naek taksi ke arah Mataram buat cari oleh – oleh dulu plus makan siang, baru ke Pelabuhan Lembar. Untuk biaya taksi kami meghabiskan kurang lebih Rp 250.000,00 termasuk biaya tunggu pas kami makan siang. Makan siangnya kami lupa dimana tepatnya, rekomendasi bapak taksinya, hahah, tapi rumah makannya agak gede gitu, dengan gubug – gubug isinya khas makanan setempat. Kamipun memesan paket makanan disitu lengkap dari Taliwang sampai dessertnya, totalnya kurang lebih Rp 90.000,00.

Sebenarnya untuk ke Gili Nanggu ada beberapa akses, melalui Sekotong, maupun melalui Pelabuhan Lembar, dan kami memilih melalui Pelabuhan Lembar, karena sudah nantinya kami mau ke Bali via sini juga pas pulangnya. Jadi sepaket gitu. Transportasi dari pelabuhan Lembar – Gili Nanggu pp sudah diakomodir oleh pihak penginapan, dengan biaya tambahan ya. Saat itu untuk pp kami berdua biayanya Rp 250.000,00. Jarak dari Lembar ke Pulau Gili Nanggu pun tidak terlalu jauh, sepanjang perjalanan kami menikmati pemandangan kapal – kapal besar dan juga ladang Mutiara di laut.

view depan kamarcottage gili nanggukapal gili nanggu

Sesampainya disana, seneng,,, banget,, pulaunya bersih banget, dan ehm, privat, bener – bener pas kalau mau honeymoon, pas itu sepi juga. Kami langsung turun dari kapal dan ke reservasi. Cuma ada 1 pengelola penginapan di pulau ini, secara pulaunya kecil juga. Kami sudah memesan via email jauh – jauh hari sebelum kesini, jadi kesini tinggal bobokk,, hehehe. Penginapannya ada 2 macem, cottage dan bungalow. Bedanya cottage bisa langsung kita temui pas masuk, dan ada yang langsung hadap pantai ( sea view) tapi nggak muat banyak orang, Sedangkan bungalow agak di dalem, yang bener –bener pengen privat, boleh banget dan muat lebih banyak. Kami memilih cottage sea view, dan recommended banget, cantttiiiikk bgt. Cottagenya tingkat, jadi kamar tidur dan balkon di atas (yaiyalah,, namanya juga balkon), kamar mandi dan teras yang ada hammock nya, ratenya waktu itu Cuma Rp 400.000,00 kalo nggak salah.

pohon gili nanggu hammock gili nanggu kamar gili nanggubalkon gili nanggu

Karena sampai disana sudah agak sore ( lagi – lagi), kami akhirnya hanya snorkeling di satu lokasi yang banyak ikannya, bukan yang banyak karang bagusnya, soalnya arusnya udah deras. Untuk snorkeling kami meminjam goggle & snorkel ke pengelola, plus beli roti untuk menarik perhatian ikan – ikan kecil. Yap,, ikan – ikannya bener – bener banyak banget! Akhirnya kami pelotot = pelototan sama ikan lagi, padahal itu bener – bener masih di pinggir pantai. Ada tuh, ikan yang nakal juga suka nggigiit, tapi nggak sakit kok, Cuma agak kayak dicubit pas digigit, hehehe. Bener – bener deh, kami ini bukan honeymoon, tapi jalan – jalan sambil pacaran, hihihi.

ikan gili nanggu ikan gili nanggu ikan gili nanggu ikan gili nanggu

Setelah puas berantem sama ikan #eh, hehehe, kami  berjalan – jalan mengelilingi pulau ini. Lebih kecil dari Gili Trawangan ukurannya, tapi bener deh,, cantik banget. Termasuk pohon – pohonnya. Kami juga menyempatkan berjemur di sunset point (gaya – gayaan) dan foto – foto disitu. Di pulau ini, Isinya pasangan semua kayaknya (cuman nemu 2 pasangan sama 1 keluarga yang barengan sih di 1 pulau, hihihi) dan semuanya bukan orang local😀.

Malamnya kami makan di restoran milik penginapan, karena memang hanya ada itu. Tempatnya bener – bener sepi, tapi pengelolanya bener – bener ramah. Kamipun melanjutkan bercengkrama di balkon  kamar sambil internetan di laptop (hahaha, sempet banget yak bawa laptop), baru kemudian berasyik masyuk bercanda sama bintang sampai ketiduran. Hahahaha.

Rabu 2 Oktober 2013

Paginya setelah main – main ayunan di pinggir pantai dan breakfast, kami bergegas untuk pulang, beranjak ke Lembar untuk menemui adek saya yang baru PKL di Bali.

Suami saya bilang nyesel, kenapa nggak dua hari aja yang disininya, karena memang suasananya pas banget buat nikmatin hidup yang jauh dari rutinitas biasanya, Nyaman dan cantik. Yee,,padahal mah ya,, di rencana perjalanan memang disini yang dua hari. Tapi karena dianya udah kesenengan dulu pas nyampe Gili Trawangang, yang lama disana deh, hehehe. Yasudah kapan – kapan semoga bisa kesini lagi.. amiiinnnn


One response to “Gili Nanggu #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: